... helping you be all that God made you to be, because He plans on shining His light into this world through you.

Berni - ceo, Christianityworks

Saling Memaafkan

We're glad you like it!

Enjoying the content? You can save this to your favorites by logging in to your account.

Register or Login

Add to Favourites

Kolose 3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Listen to the radio broadcast of

Saling Memaafkan


Download audio file

Kemarahan adalah emosi yang bergejolak dalam hati kita dari waktu ke waktu ketika kita merasa dirugikan, ketika orang lain bersikap bodoh, ketika… yah, karena sejumlah alasan. Ini adalah respons yang cukup alami.  

Namun, sealamiah apapun itu, ada dua bahaya yang sangat nyata. Yang pertama adalah bahwa dalam panasnya suasana, kita dapat mengatakan atau melakukan hal-hal yang sangat merusak, yang tidak dapat ditarik kembali. Yang kedua, adalah ketika kita membiarkan kemarahan membusuk, maka akan terjadi pembusukan yang merusak perspektif kita dan menghancurkan hubungan kita. 

Sealamiah apa pun respons kemarahan itu, ketika kita mempersenjatainya, ia akan menjadi sangat merusak. Jadi, ketika setiap serat dalam diri Anda mengamuk terhadap seseorang, apa kunci untuk membiarkan kemarahan itu berlalu dengan cepat dan aman?

Kolose 3:13Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Benarkah? Jangan marah satu sama lain, tapi saling memaafkan. Itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan! Jika Anda merasa seseorang telah berbuat salah kepada Anda, maafkanlah mereka. Hebat, itu masih tentang apa, bukan bagaimana? Yang perlu Anda dan saya ketahui di tengah-tengah situasi yang panas ini, bukanlah apa yang harus dilakukan, tapi bagaimana caranya.

Nah, ini dia: Ampunilah orang lain karena Tuhan telah mengampuni Anda.

Yesus memberikan nyawa-Nya di kayu salib yang brutal dan berdarah itu agar Anda dan saya dapat diampuni. Pergi ke kayu salib di tengah-tengah panasnya suasana, adalah penawarnya, solusi yang meredakan kemarahan kita; yang memungkinkan kita untuk mengampuni. Inilah cara yang selalu kita butuhkan.

Ampunilah orang lain karena Tuhan telah mengampuni Anda.

Demikian Firman Tuhan. Fresh… untukmu… hari ini.